AGEN BOLABERITA BOLA – Momen Penting Sepak Bola Indonesia 2016

AGEN BOLABERITA BOLA –  Dalam hitungan hari tahun 2016 akan segera berakhir dan berganti menjadi  tahun 2017. Menapak tilas setahun kebelakang, banyak kejutan yang terjadi di ranah sepakbola Indonesia sepanjang tahun ini. Di mulai dari cerita manis, kisah sedih dan miris pun ikut mewarnai alur perjalanan sepakbola tanah air kita. Berawal dari pembekuan PSSI oleh pemerintah dan sanksi dari FIFA yang akhirnya tuntas di pertengahan 2016.

Januari – Maret 2016

Awal tahun dibuka dengan kabar gembira dari Evan Dimas. Gelandang muda Indonesia ini direkrut oleh klub La Liga, Reial Club Deportiu (RDC) Espanyol setelah sebelumnya menjalani ujicoba bersama klub asal Spanyol LIagostera. Evan sendiri akan berangkat ke Spanyol dan segera memulai trial bersama Espanyol di awal Februari.

Sementara itu Turnamen Piala Jenderal Sudirman sudah memasuki babak semifinal dan menyisakan empat tim yakni Mitra Kukar, Arema Cronus, Pusamania Borneo FC dan Semen Padang. Dan pada akhirnya adalah Mitra Kukar yang keluar sebagai juara setelah berhasil menekuk Semen Padang dengan skor 2-1 di partai final yang dihelat di Gelora Bung Karno, Minggu (21/1/2016).

Di bulan Februari konflik antara kubu pemerintah lewat Kemenpora dengan PSSI semakin memanas. Pemerintah tetap keukeh membekukan organisasi sepakbola itu. Namun pada 24 Februari, Pemerintah mulai melunak dan memutuskan untuk mengkaji pencabutan pembekuan terhadap PSSI. Sedangkan FIFA diketahui akan kembali membahas sanksi pembekuan Indonesia pada Mei 2016.

Awal Maret 2016, Mahkamah Agung (MA)  akhirnya menolak kasasi yang diajukan oleh Kemenpora. Adapun kasasi ini diajukan untuk meninjau kembali keputusan yang telah dikeluarkan oleh dua pengadilan yakni Pengadilan Tata Usaha Negara dan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara.

Pertengahan Maret, Ketua Umum PSSI, La Nyalla Mahmud Mattalitti resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi dana KADIN Jawa Timur. Kendati telah ditetapkan sebagai tersangka, La Nyalla tetap ngotot mempertahankan jabatannya sebagai ketum PSSI.

April – Juni 2016

Akhirnya ajang Indonesia Soccer Championship A (ISC A) resmi dipertandingkan mulai akhir April 2016. Adapun ajang ini akan diikuti oleh 20 tim peserta.

Pada 10 Mei 2016, Pemerintah akhirnya resmi mencabut pembekuan terhadap PSSI lewat Kemenpora. Tak berselang lama kemudian, Kongres FIFA ke-66 yang berlangsung di Meksiko membuat keputusan yang sangat penting bagi Indonesia yakni mencabut sanksi yang sebelumnya mereka jatuhkan kepada Indonesia. Keputusan ini pun secara otomatis membuat sepakbola Indonesia yang sebelumnya redup kembali bangkit bersinar. Bahkan keputusan ini menjadi tiket masuk buat Timnas Indonesia untuk tampil di Piala AFF 2016.

Pada 19 Mei 2016, Evan Dimas akhirnya kembali lagi ke tanah air setelah menjalani 105 hari pelatihan di negeri Matador itu. Dan akhir Mei 2016, Kejaksaan Tinggi Jawa Timur pun kembali menetapkan Ketua Umum PSSI, La Nyalla Mahmud Mattalitti sebagai tersangka kasus korupsi dana hibah KADIN Jawa Timur.

Pada 10 mei 2016, terjadi insiden di  ranah sepakbola tanah air Indonesia. Pada laga Mitra Kukar kontra Pusamania Borneo, Nabil Husein melakukan penyerangan terhadap wasit. Alhasil akibat kejadian tersebut, Nabil dikenakan sanksi larangan bermain selama enam bulan.

Kabar mengejutkan mendadak datang dari tim raksasa Persib Bandung. Mulai tanggal 11 Juni 2016, Dejan Antonic secara resmi mengundurkan diri usai timnya dilibas habis oleh Bhayangkara Surabaya United dengan skor 1-4.

Kerusuhan pun kembali terulang dalam laga lanjutan antara Persija Jakarta dengan Sriwijaya FC pada tanggal 24 Juni 2016. Alhasil buntut dari kejadian ini, Menpora bersama operator ISC, yakni PT GTS memberikan hukuman kepada Macan kemayoran dan The Jakmania.

Juli – September 2016

Awal Juli 2016, PT GTS selaku badan operator ISC akhirnya resmi memperkenalkan ISC U-21 yang akan diikuti oleh 18 tim. Nantinya dari 18 tim ini akan di bagi dalam tiga grup yakni barat, tengah dan timur. Setiap grup akan dihuni oleh enam tim.

Di bulan Agustus 2016, Polri melalui Primer Koperasi Polisi (Primkoppol) resmi membeli 90 persen saham PT Mitra Muda Inti berlian selaku badan hukum yang menaungi tim Bhayangkara Surabaya United.

Di laga ISC B antara PSS Sleman dengan Persinga Ngawi di Stadion Maguwoharjo diwarnai dengan insiden pengeroyokan terhadap asisten wasit. Akibat insiden tersebut, Persinga didiskualifikasi dari ISC B.

Mulai 1 September 2016, Bhayangkara Surabaya United resmi berganti nama menjadi Bhayangkara FC. Perubahan nama ini dikarenakan 90 persen saham mereka sudah sepenuhnya milik Polri.

Oktober – Desember 2016

Kongres PSSI yang dijadwalkan digelar pada tanggal 17 Oktober 2016 akhirnya tertunda hingga 10 November 2016 dan berlokasi di Jakarta. Padahal  sebelumnya PSSI berencana akan menggelar di Makassar namun pemerintah bersikeras hendak digelar di Yogyakarta.

Persaingan gelar juara ISC semakin memanas. Tercatat tiga tim yakni Madura United, Arema Cronus dan persipura bersaing keras di papan klasemen. Namun akhir Oktober 2016, Arema sukses menduduki puncak klasemen menggeser Madura United yang sebelumnya menduduki puncak.

Meski persiapannya mepet, namun Timnas Indonesia mampu menahan imbang Vietnam dengan skor 2-2 dalam laga uji coba di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Minggu (9/10/2016).

Kamis, 10 oktober 2016, akhirnya Pangkrostad Letjen TNI, Edy Rahmayadi, resmi terpilih sebagai Ketua Umum PSSI periode 2016-2020 menggantikan La Nyalla Mahmud Mattalitti sementara Joko Driyono dan Iwan Budianto terpilih menjadi wakilnya.

Kiprah luar biasa Timnas Indonesia kembali dibuktikan di babak penyisihan Piala AFF 2016. Meski gagal mencetak bola namun Timnas Indonesia mampu menahan imbang Myanmar pada laga uji coba di Stadion Thuwunna, Yangon.

Selasa (13/12/2016), skuat asuhan Miftahudin, PS TNI U-21 berhasil meraih juara Indonesian Soccer Championship setelah menang 6-1 atas Bali United FC dalam babak final di Stadion Manahan, Solo. Sementara Persipura Jayapura keluar sebagai juara ISC A 2016 setelah menekuk PSM Makassar dengan skor 4-2.

Dalam laga terakhir babak penyisihan Grup A Piala AFF 2016 di Stadion Rizal Memorial, skuat Garuda berhasil melaju ke semifinal Piala AFF 2016 usai mengalahkan Singapura dengan skor 2-1.

Meski gagal mengukir sejarah di Piala AFF 2016 karena dikalahkan Thailand dengan skor 2-0 pada laga final kedua di Stadion Rajamangala, namun Indonesia tetap bangga memiliki skuat Garuda.

AGEN BOLA Liga Judi Official Partnership with Nowgoal